Saya sempat membacakan ayahanda terjemahan hadits

0
118

Assalamualaikum,
Saya juga ingin testimoni  proses perjalanan selama menghafal hadits ini.

Perjalanan menghafal hadits ini sangat berkesan karena sempat terhenti disebabkan berpulangnya ayahanda pada tgl 3 januari 2015 lalu, setelah selama kira2 10 hari melakukan hafalan dan setoran hadits sambil menunggui beliau d rumah sakit. Saya sempat membacakan ayahanda terjemahan hadits yang ada d diktat JODOH. Sungguh saya sangat berharap apa yang saya lakukan ini yaitu menghafal hadits, dapat memberi syafaat kepada   ayahanda d alam barzah, dan mendorong saya untuk berusaha menjadi anak yang sholehah supaya do’anya diterima dan ayahanda terhindar dari siksa kubur. Terima kasih terutama kepada musyrifah dan teman2, yg begitu pengertian pada saat masa duka tersebut.

Dengan usaha keras dan niat untuk menjadi pribadi yang bermanfaat, dengan menghafal hadits dan sedikit2 belajar mengartikan bahasa arab, in syaa  Allah saya bersemangat sekali mempelajari hadits ini. Walaupun sempat terbirit2 dalam mempelajarinya, karena background yang minim dalam hal membaca tulisan arab, sekali lagi terima kasih kepada musyrifah Fritta dan teman2, yang sabar dalam mengoreksi murojaah saya.
Alhamdulillah, akhirnya ujian pun bisa saya lalui, ternyata proses belajar yang seperti membuat jaring laba2,memang efektif. Karena kita dituntut untuk mengulang2 bacaan hadits, yang secara tidak langsung kita menghafal bacaan2 tersebut.

Semoga manfaat yang kami dapat dengan mempelajari dan menghafal hadits dapat dirasakan oleh peserta lain. Mari kita berjuang dan berusaha untuk berkomitmen terhadap niat kita. In syaa Allah banyak kemudahan yang didapatkan karena pertolongan Allah. Terima kasih kepada penyelenggara  PROGRAM JODOH yang telah menyediakan fasilitas belajar seperti ini.

Wassalamu alaikum
Fisy Amalia-J3BJM11-30- Ibu RT- angkatan ke 3

Tidak Ada Komentar

TULIS BALASAN