Rasulullah  [Islamic phrases=”Shallallahu ‘alaihi wa Sallam”]z[/Islamic] bersabda:

[arabic-font span=”yes”]«اِرْحَمْ مَنْ فِي الأَرْضِ يَرْحَمْكَ مَنْ فِي السَّمَاءِ»[/arabic-font]

“Sayangilah makhluk yang ada dibumi, niscaya yang ada dilangit akan menyayangimu”.

(Hadits Shahih, Riwayat ath-Thabrani dalam al-Mu’jam al-Kabir, Lihat Shahiihul jaami’ no. 896).

  • Penjelasan

Hadits ini menjelaskan akan keutamaan sifat kasih sayang, yang selayaknya setiap Mukmin berhiasi diri dengan akhlak yang mulia ini.

Penjelasan hadits ini ada dalam redaksi lain, di mana Rasulullah  bersabda: “Orang-orang penyayang, pasti disayangi Allah. Maka sayangilah setiap penduduk bumi, niscaya engkau akan di sayangi oleh penghuni langit -yakni para malaikat-. (HR Abu Daud, Lihat Shahihul jami’ 3522).

Ketahuilah “Sesungguhnya Allah menyayangi hamba-hambaNya yang penyayang“(HR Bukhori Muslim).

Dan Pahamilah saudaraku….”Tak mengherankan jika seseorang mencintai Allah, yang sungguh sungguh sangat mengherankan adalah tatkala Allah mencintainya”.

Apabila Allah mencintai seorang hamba, Dia akan memanggil jibril,seraya berkata…”Sungguh Aku mencintai fulan, maka cintailah ia”. Jibripun bergegas dgn serta merta mencintainya, dan berseru dgn lantang pada penghuni langit “Allah mencintai si fulan, maka cintailah ia…!!!”. Penghuni langitpun seketika itupun mencintainya.Setelah itu di bumi, ia pun di cintai manusia “. (HR Muslim.)

Mari kita Ilmui…!! Bahwa sifat penyayang merupakan pertanda kesempurnaan iman seseorang.

Suatu hari Rasulullah  bertutur “Tidak akan sempurna keimanan kalian hingga kalian saling menyayangi”.

Para Sahabat lantas menimpali “Wahai Rasulullah, kami semua adalah penyayang.”

“Kasih sayang yang di maksud bukanlah kasih sayang antar sesama kalian saja,”…belaiupun meluruskan…

“melainkan kasih sayang kepada seluruh manusia dan seluruh makhluk.”….,(HR at-Thabrani)

Oleh sebab itulah hadits ini lebih umum dari hadits ke delapan sebelumnya, yang bukan hanya menyayangi sesama manusia dari orang tua, istri, suami, anak, tetangga, sahabat, faqir miskin dan orang-orang lemah, bahkan binatang, tumbuhan atau makhluk lain disekitar kita sekalipun.

Rasul kita adalah hamba paling sempurna kasih sayanggnya. Beliaulah sosok yang lemah lembut, dermawan, penuh cinta, romantis dan pandai berhalus kata.

“Dan kami tidak mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam” (al-anbiyaa :107)

Banyak kisah cinta dan sayangnya, yang takan cukup tertuliskan sekedarnya.itulah Rasulullah  suri tauladan kita, tinggal kita lah yang mau mengkajinya dan mengikutinya…???

Ditulis Oleh

Ustadz Irham Maulana, Lc.

1 Komentar

TULIS BALASAN